Membaca Islam dan Barat dari Jarak Secangkir Teh
Abstract
Tulisan ini mengulas buku İbrahim Kalın, Ben, Öteki ve Ötesi: İslam-Batı İlişkileri Tarihine Giriş, sebagai peta reflektif tentang sejarah panjang relasi Islam dan Barat. Buku ini menunjukkan bahwa hubungan Islam-Barat tidak dapat disempitkan menjadi kisah benturan, perang, dan saling curiga. Di dalamnya juga ada pertukaran ilmu, filsafat, seni, diplomasi, terjemahan, Convivencia Andalusia, pengalaman Ottoman, kolonialisme, orientalisme, hingga Islamofobia modern. Melalui konsep ben atau aku, öteki atau yang lain, dan ötesi atau yang melampaui, Kalın membaca identitas sebagai sesuatu yang terbentuk melalui perjumpaan dengan pihak lain. Review ini menyoroti kekuatan buku dalam merangkai sejarah, filsafat, politik, dan refleksi peradaban, sekaligus mencatat keterbatasannya sebagai karya pengantar yang sangat luas. Bagi pembaca Indonesia, buku ini penting untuk memahami bahwa “Islam” dan “Barat” bukan kategori tunggal, melainkan ruang sejarah yang terus dinegosiasikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.